Kamis, 20 Oktober 2016

TEKNOLOGI SISTEM CERDAS



METODE PENCARIAN

1. BLIND SEARCH
Blind Search merupakan pencarian asal. Jika solusi sudah ditemukan, maka pencarian akan dihentikan. Jika dibuat skemanya, pencarian buta hanya mengenal 3 bagian yaitu [masalah]-[pencarian]-[solusi]. Blind search tidak mempunyai atribut atau informasi tambahan. Misalkan dalam kotak ada 3 kelereng warna merah, 3 biru, dan 3 kuning. Masalahnya adalah, ambillah satu kelereng yang berwarna merah. Solusi, setelah melakukan pencarian, kemudian didapat satu kelereng warna merah, nah, itulah solusinya. ciri2 Blind Search
- Membangkitkan simpul berdasarkan urutan
- Kalau ada solusi, solusi akan ditemukan
- hanya memiliki informasi tentang node yang telah dibuka (node selanjutnya tidak diketahui).


    Ø  BREADTH FIRST SEARCH  (BFS) atau sering disebut juga pencarian melebar. semua node pada level n akan dikunjungi terlebih dahulu sebelum mengunjungi node-node pada level n+1. Pencarian dimulai dari node akar terus ke level 1 dari kiri ke kanan, kemudian berpindah ke level berikutnya dari kiri ke kanan hingga solusi ditemukan.

contoh:

http://4.bp.blogspot.com/_0Ktolg3sY8Y/S87mZ9JoHLI/AAAAAAAAAEU/7_l5IVScceA/s1600/ai1.JPG

pada BFS teknik pencarian pesoalannya adalah dengan membuka node (titik) per levelnya.. sehingga pada persoalan diatas penyelesaian pada BFS adalah.

http://2.bp.blogspot.com/_0Ktolg3sY8Y/S87m1cKML-I/AAAAAAAAAEc/Tw-n3UDOwzk/s1600/ai1bfs.JPG

jadi urutan node yang di lalui pada pencarian BFS adalah. a,b,c,d,e,f,g,h.

Keuntungannya :
·         Tidak akan menemui jalan buntu, menjamin ditemukannya solusi (jika solusinya memang ada) dan solusi yang ditemukan pasti solusi yang paling baik.
·         Jika ada 1 solusi, maka breadth – first search akan menemukannya.
·         Jika ada lebih dari 1 solusi, maka solusi minimum akan ditemukan

Kerugiannya :
·         Membutuhkan memori yang banyak, karena harus menyimpan semua simpul yang pernah dibangkitkan dan hal ini harus dilakukan agar BFS dapat melakukan penelusuran simpul-simpul sampai di level bawah.
·         Membutuhkan waktu yang cukup lama

Kesimpulan :
Teknik pencarian Breadth – First Search  ini :
Completeness : dimana teknik yang digunakan adanya solusi
Optimality : dimana teknik yang digunakan menemukan solusi yang terbaik saat adanya beberapa solusi berbeda
Time complexity : waktu yang dibutuhkan cukup lama
Space complexity : memori yang dibutuhkan juga banyak.


     Ø  DEPTH FIRST SEARCH (DFS) atau sering disebut juga pencarian mendalam. dilakukan pada suatu simpul dalam setiap level dari yang paling kiri. Jika pada level yang paling dalam tidak ditemukan solusi, maka pencarian dilanjutkan pada simpul sebelah kanan dan simpul yang kiri dapat dihapus dari memori. Jika pada level yang paling dalam tidak ditemukan solusi, maka pencarian dilanjutkan pada level sebelumnya. Demikian seterusnya sampai ditemukan solusi.
Contoh:

http://1.bp.blogspot.com/_0Ktolg3sY8Y/S87nebm7kCI/AAAAAAAAAEk/6l_LJrhCwaE/s1600/ai1dfs.JPG
jadi solusi node yang di lalui pada DFS adalah a,b,e,h.

Keuntungannnya :
  • Membutuhkan memori relatif kecil, karena hanya node-node pada lintasan yang aktif saja yang disimpan. 
  • Dan secara kebetulan, akan menemukan solusi tanpa harus menguji lebih banyak lagi dalam ruang keadaan, jadi jika solusi yang dicari berada pada level yang dalam dan paling kiri, maka DFS akan menemukannya dengan cepat (waktunya cepat) 
Kerugiannya : 
  • Memungkinkan tidak ditemukannya atau tidak adanya tujuan yang diharapkan, karena jika pohon yang dibangkitkan mempunyai level yang sangat dalam (tak terhingga) à tidak complete karena tidak ada jaminan akan menemukan solusi. 
  • Hanya mendapat 1 solusi pada setiap pencarian, karena jika terdapat lebih dari satu solusi yang sama tetapi berada pada level yang berbeda, maka DFS tidak menjamin untuk menemukan solusi yang paling baik à tidak optimal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar